Lanai Kijang

Lanai Kijang

Wednesday, April 8, 2026

Memilih untuk diam...

 


** cnp dari fb, just untuk bacaan dan peringatan untuk diri sendiri... Semuga ikatan rumah tangga kita semua akan sentiasa dalam lindungan Allah yang Maha Esa. Aamiin 
 
Kadang yang paling menyakitkan dalam rumah tangga…
bukan pertengkarannya.
 
Tapi… 
ketika salah satu memilih diam, 
menjauh, 
atau perlahan menghilang dari kedekatan.
Dan seringkali… istri melakukan itu.
Bukan karena dia tidak peduli, 
bukan juga karena dia ingin menang sendiri.
Tapi karena ada hal-hal yang tidak tersampaikan… 
yang terlalu lama dipendam.
 
Ini 5 alasan mengapa istri memilih diam, menghindar, atau menjauh saat ada masalah:
 
1. Karena setiap kali berbicara… 
tidak benar-benar didengar. 
Ia pernah mencoba menjelaskan, 
berkali-kali. 
Namun yang ia temui hanya bantahan, 
pembelaan, 
atau bahkan nada tinggi. 
Akhirnya ia belajar… 
“Untuk apa bicara, kalau tetap tidak dipahami?”
 
2. Karena lelah menjelaskan perasaan yang dianggap berlebihan. 
Ketika hatinya rapuh… 
ia tidak butuh solusi cepat. 
Ia hanya ingin dimengerti. 
Namun saat perasaannya dianggap “drama”… 
ia memilih diam daripada merasa semakin salah.
 
3. Karena takut masalah justru semakin membesar. 
Ada istri yang memilih diam… 
bukan karena tidak punya kata. 
Tapi karena ia tahu, 
satu kalimat saja bisa berubah jadi pertengkaran panjang.
 
4. Karena hatinya sudah terlalu penuh… 
tapi tidak punya ruang aman. 
Seorang istri butuh tempat pulang… 
bukan hanya rumah, 
tapi juga hati suaminya. 
Jika setiap cerita terasa seperti dihakimi, 
ia akan menyimpan semuanya sendiri.
 
5. Karena ia sedang menjaga cinta… 
dengan cara yang ia bisa. 
Diamnya bukan tanda berhenti mencintai. 
Justru kadang… 
itu caranya agar tidak mengatakan hal yang menyakitkan. 
Agar hubungan tetap utuh… 
meski hatinya sedang tidak baik-baik saja.
 
Ayah, Bunda… 
Tidak semua diam itu tanda baik-baik saja. 
Dan tidak semua yang terlihat kuat… 
benar-benar tidak terluka.
Kadang yang dibutuhkan dalam pernikahan… 
bukan siapa yang paling benar.
Tapi siapa yang mau lebih dulu memahami.
Karena rumah tangga yang hangat… 
dibangun bukan dari banyaknya kata, 
tapi dari hadirnya rasa aman saat berbicara.
 
Jika kamu seorang suami… 
cobalah dengar, 
tanpa menyela. 
Jika kamu seorang istri… 
cobalah tetap membuka hati, 
meski perlahan.
Karena cinta… 
selalu punya cara untuk diperbaiki, 
selama dua hati masih ingin saling kembali.
 

Memilih diam biar Allah tau isi hatiku.    

No comments: